CONTOH SOAL SISTEM DIGITAL

1. Konversikan bilangan desimal 96 menjadi bilangan oktal dan kembalikan dari bilangan oktal menjadi bilangan desimal.

2. Konvensikan Bilangan desimal 200 menjadi bilangan heksa desimal dan kembalikan bilangan heksadesimal menjadi bilangan desimal.

3. Apa yang dimaksud dengan Gerbang Logika ? Buatlah contoh Kasus Rangkaian Gerbang AND, OR maupun NOT dengan 3 input saja. (Menggunakan simbol Gerbang, Tabel Kebenaran dan Statement Logika)

Penyelesaian :

 

Soal 1.

Bilangan desimal menjadi Oktal

96/8     = 12     sisa 0

12/8     = 1       sisa 4

1/8       = 0       sisa 1

= 140

Kebalikannya

140      =  1 x 82 + 4 x 81 + 0 x80

= 64 + 32 + 0

= 96

Soal 2

Bilangan Desimal menjadi Heksadesimal

200/6     = 12        sisa 8

12/16     = 0           sisa 12 atau B

= B8

Kebalikannya

B8           = B x 161 + 8 x 16

= 192 + 8

= 200

Soal 3

Gerbang Logika adalah  blok dasar untuk membentuk rangkaian elektronika digital.

  • Sebuah gerbang logika mempunyai satu terminal output dansatuataulebihterminal input
  • Output-outputnya bisa bernilai HIGH (1) atau LOW (0) tergantung dari level-level digital pada terminal inputnya.
  • Ada 7 gerbang logika dasar : AND, OR, NOT, NAND, NOR, Ex-OR, Ex-NOR